Tips Agar Hasil Print Tidak Luntur

Tips Agar Hasil Print Tidak Luntur, sebuah tips yang mungkin dicari-cari oleh kawan-kawan yang hasil cetakannya tidak luntur terkena air ataupun cairan lainnya.

Tips Agar Hasil Print Tidak Luntur

Pertama, anda harus mengenal jenis tinta karena sebenarnya tinta itu berbagai macam jenisnya yang mungkin belum diketahui.  Pada dasarnya tinta printer itu terdiri atas air dan minyak. Ada beberapa jenis tinta printer inkjet diantaranya :

  • Tinta Dye Base, tinta ini kandugan airnya cukup banyak (hampir 80% air dan hanya 20% minyak) sehingga hanya bisa dicetak di media yang menyerap air seperti kertas HVS.  Tinta ini tidak toleransi terhadap air, sehingga kena keringat netes saja sudah pudar.
  • Tinta Sublim, jenis tinta ini memiliki porsi yang mirip dengan tinta dye base hanya saja kandungan minyaknya dapat menguap ketika terkena panas.  Cocok di digunakan pada media transper paper untuk sablon pada media lain seperti baju, mug, keramik, dan sebagainya.
  • Tinta Pigment, tinta ini memiliki kandungan 50% air dan 50% minyak solvent sehingga dapat digunakan pada kertas yang bertoleransi terhadap air misalnya kertas cromo, vinyl, maupun art paper (kertas majalah). Dijamin tidak akan luntur terkena air maupun sinar matahari, hanya saja perlu waktu untuk pengeringan.
  • Tinta Eco Solvent, tinta ini memiliki kandungan minyak hampir 70% dan cairan pengencer 30%.  Baunya khas seperti minyak pengencer sablon, tetapi sangat tahan terhadap air namun kurang tahan terhadap sinar matahari.  Sehingga tinta ini cocok untuk media indoor saja.  Bisa diaplikasikan pada media vinyl, bahan spanduk, dan bahan plastik.
  • Tinta Solvent, tinta ini hampir 90% mengandung minyak sedangkan cairan pengencer hanya 10%.  Tinta ini sangat kuat dan anti luntur bahkan terhadap sinar matahari sekalipun ia mampu bertahan hingga diatas 10 tahun.

Tinta tahan air

Mana saja tinta tahan air yang bisa digunakan di Printer Biasa ?

Tinta Eco Solvent dan tinta Solvent dijamin tidak akan bisa digunakan dengan printer biasa dirumah atau dikantor anda.  Tinta ini akan membuat head menjadi buntu dan rusak, sehingga anda harus menggunakannya dengan printer solvent seperti printer spanduk.

Yang bisa anda gunakan agar Agar Hasil Print Tidak Luntur adalah tinta Pigment dan tinta Sublim.  Ingat, tinta sublim harus dipanasi dulu untuk membuang kandungan airnya dengan menggunakan mesin press atau laminating.

Saran kami gunakan tinta pigment art paper, tinta ini dijamin tidak bakalan luntur terhadap air.  Namun anda punya kewajiban menjaga head printer agar tidak buntu dan berkarat karena cairan minyaknya.  Sehingga printer anda nggak boleh nganggur.

Berdasarkan pengalaman kami, tinta pigment ini sangat beresiko merusak head print terutama warna biru dan hitam yang kandungan cairan minyaknya sangat kental.  Lalu, apakah jenis tinta ini dianjurkan ?  Tentu saja tidak, produsen printer tetap merekomendasikan tinta asli miliknya yang sudah teruji.

Lha tips nya gimana donk, kan kita mau cari Tips Agar Hasil Print Tidak Luntur tapi tidak merusak printer ? Untuk hal itu sudah kami bahas di tulisan Amankah tinta Art Paper digunakan Pada Printer Biasa.

Solusi lainnya akan kami posting lagi karena kami masih menguji satu merk tinta lagi yang katanya aman bagi printer dan teruji tahan terhadap air.  Jika ini benar terbukti, maka kami akan update tulisan ini.  Semoga bermanfaat.

Pencarian Terbanyak Artikel :

  • cara agar hasil print tidak luntur (5)
  • cara agar tinta printer tidak luntur (2)
  • cara membuat tinta printer tidak luntur (2)
  • agar tinta dye tidak luntur (1)
  • agar tinta printer tidak luntur (1)
  • cara agar kertas foto tidak luntur (1)
  • cara agar prinan tidak luntur (1)
  • printer yang tidak luntur (1)
  • Tinta printer tidak luntur (1)
  • tinta printer yang tidak mudah luntur (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.